Ditulis oleh: Akhmad Guntar
Salah satu masalah di pendidikan kita adalah kurangnya kesempatan yg diberikan kepada siswa untuk memecahkan persoalan di dunia nyata. Karena seperti yg bisa dibaca di bawah ini, persoalan dari penugasan sekolah dan persoalan dari kehidupan nyata amatlah berbeda. Kegagalan atau kurangnya pembelajaran siswa dalam memecahkan persoalan di dunia nyata akan mengakibatkan kegagapan ketika sudah masuk usia remaja dan usia produktif bekerja.
Baca lanjutan dari tulisan ini »
Popularity: 25% [?]
Ditulis oleh: Akhmad Guntar
Banyak orang gegabah mencari solusi dan berakhir dg pemecahan masalah yg keliru. Kita perlu memperhatikan apa yg pernah dikatakan oleh William Feather, penulis buku The Business of Life,
Sebelum dapat dipecahkan, suatu masalah harus terlebih dahulu didefinisikan dengan jelas.
Benar sekali. Apa yg selalu menjadi masalah adalah pengidentifikasian permasalahan secara benar. Untuk ini, kita harus menantang banyak asumsi kita sendiri, mengumpulkan informasi bahkan setelah kita menganggap permasalahannya telah teridentifikasi. Dalam situasi ini, amat bisa jadi kita harus berani bertindak bahkan tanpa data yg sudah lengkap. Namun tetap saja, janganlah terburu buru mengambil keesimpulan akan identifikasi persoalan yg sesungguhnya. Kerap kali, tanyakanlah:
Baca lanjutan dari tulisan ini »
Popularity: 5% [?]
Ditulis oleh: Akhmad Guntar

dev0, laptop saya, barangkali adalah salah satu dari sekian laptop yg terus diforsir sepanjang hari. Dalam sehari, dia bisa menyala hingga 20 jam non-stop, kadang lebih.
Ketika bepergian, saya cukup pelit untuk berbagi power sekedar untuk kipas dudukan laptop. Tapi sungguh rasanya tak nyaman (dan malah membahayakan bagi kesehatan sperma) ketika kita membiarkan laptop menyala langsung bersentuhan dengan paha.
Saya sebenarnya punya dudukan laptop, tapi ternyata dalam kondisi tanpa asupan power (entah seluruh colokan USB telah habis terpakai atau sekadar krn ingin berhemat energi) panas dari laptop terus meluncur ke bawah, ke arah paha. Ini karena desain dudukan laptop yang ada tembusan menganga dari lubang kipas yg jumlahnya sampe tiga. Apalagi dudukan laptop saya suaranya berisik banget, nggak enak banget untuk dipake di ruang kerja yg tenang. Masa saya harus terus mengalahkannya dg memutar MP3?
Ketika dalam kondisi mobile, keinginan saya sederhana saja:
- Yang penting udara panas teralirkan dengan baik. Panasnya ndak tembus sampai ke paha.
- Klo pas lagi males pake colokan USB, panas laptop masih teralirkan dg baik.
- Sandarannya laptopnya mantap, jadi laptop ama dudukan seperti melekat.
- Bisa nggak sih dibikin supaya ndak berisik?
So, akhirnya I came up with the following design. Baca lanjutan dari tulisan ini »
Popularity: 23% [?]
Ditulis oleh: Akhmad Guntar

Untuk bisa mengingat dengan baik, orang Yunani menyatakan bahwa kita harus memasukkan hal-hal berikut ini ke dalam hubungan mental kita;
1. Pengindraan (Synaesthesia)
Synaeshesia adalah penggabungan berbagai indra. Sebagian besar para pengingat sempurna dan semua mnemonist mengembangkan sensitivitas indrawi mereka, kemudian menggabungkan kemampuan indrawi tersebut untuk menghasilkan ingatan yang lebih baik. Dalam mengembangkan ingatan, kiga perlu meningkatkan kepekaan dan melatih :
- penglihatan
- pendengaran
- indra pembau
- indra perasa
- sentuhan
- kinaesthesia- kesadaran akan posisi tubuh dan gerakan dalam ruang.
Baca lanjutan dari tulisan ini »
Popularity: 25% [?]