Ditulis oleh: Akhmad Guntar
Berikut adalah empat prinsip yang dapat Anda terapkan dalam bertumbuh menuju potensi Anda:
1. Berkonsentrasilah kepada satu sasaran utama.
Tidak seorang pun pernah mencapai potensinya dengan menuju ke dua puluh arah. Mencapai potensi Anda menuntut fokus. Itulah sebabnya sangat penting bagi Anda untuk menemukan maksud Anda. Setelah Anda putuskan ke mana seharusnya Anda fokuskan perhatian Anda, harus Anda putuskan apa yang bersedia Anda relakan untuk itu. Dan itu sangatlah penting. Tidak mungkin ada sukses tanpa pengorbanan. Keduanya berjalan seiring. Kalau Anda ingin mencapai sedikit, berkorbanlah sedikit. Tetapi kalau Anda ingin mencapai hal-hal besar, bersedialah untuk berkorban banyak.
Baca lanjutan dari tulisan ini »
Popularity: 40% [?]
Ditulis oleh: Akhmad Guntar
Novelis H.G. Wells mengatakan bahwa kekayaan, ketenaran, posisi, dan kekuasaan itu bukanlah ukuran sukses sama sekali. Satu-satunya ukuran sukses sejati adalah rasio antara apa yang mungkin kita capai dengan apa yang telah kita capai. Dengan kata lain, sukses itu datang berkat bertumbuh menuju potensi kita.
Baca lanjutan dari tulisan ini »
Popularity: 40% [?]
Ditulis oleh: Akhmad Guntar

Tidak ada yang dapat menggantikan mengetahui maksud hidup Anda. Industriawan jutawan, Henry J. Kaiser, pendiri Kaiser Aluminium sekaligus sistim pemeliharaan kesehatan Kaiser-Permanente, mengatakan, “Banyak sekali bukti bahwa Anda tidak bisa meraih yang terbaik kecuali Anda tetapkan tujuan dalam kehidupan ini.” Atau dengan kata lain, kelau Anda tidak secara aktif berusaha menemukan maksud Anda, kemungkinan besar Anda akan menghabiskan kehidupan Anda melakukan hal-hal yang keliru. Baca lanjutan dari tulisan ini »
Popularity: 41% [?]
Ditulis oleh: Akhmad Guntar
Mungkin salah pengertian yang paling umum tentang sukses adalah bahwa itu sama dengan mempunyai uang. Banyak orang percaya bahwa kalau mereka mengakumulasikan kekayaan, mereka akan sukses. Padahal kekayaan tidaklah membawakan kecukupan diri atau sukses.
Industriawan John D. Rockefeller, seseorang yang demikian kayanya sehingga ia bagi-bagikan lebih dari $350 juta seumur hidupnya, pernah ditanya, betapa banyak uang yang bisa membuatnya puas. Jawabannya, “Sedikit lagi saja.” Raja Salomon (Sulaiman) dari Israel zaman dulu, yang dikatakan sebagai bukan saja orang yang paling bijaksana melainkan juga paling kaya yang pernah hidup, menyatakan, “Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siap mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya.”
Baca lanjutan dari tulisan ini »
Popularity: 40% [?]
Ditulis oleh: Akhmad Guntar

Masalahnya bagi kebanyakan orang yang ingin sukses bukanlah bahwa mereka tidak dapat mencapai sukses. Hambatan utamanya bagi mereka adalah bahwa mereka keliru mengartikan sukses. Maltbie D. Babcock mengatakan, “Salah satu kesalahan paling umum dan paling mahal adalah pemikiran bahwa sukses itu adalah berkat kejeniusan, keajaiban sesuatu hal yang tidak kita punyai.”
Apakah sukses itu? Seperti apakah sukses itu? Kebanyakan orang mempunyai gambaran yang samar-samar tentang apa artinya menjadi individu yang sukses, yang tampak seperti ini:
Baca lanjutan dari tulisan ini »
Popularity: 40% [?]