dilarang kentut, bau berbahaya dan harus diredam
Sebelumnya, kita lihat dulu ciri orang dari cara dia kentut:

  • Orang yang PIKIRANNYA LUAS: Orang yang ngerti kapan harus kentut.
  • Orang yang KEJAM (SADIS): Orang yang kalau kentut di kipas2 bau kentutnya ke orang lain.
  • Orang Yang SIAL: Orang yang dikentutin terus oleh orang lain.

Beruntunglah ketika bertemu dg orang yg berpikiran luas, dan apes banget klo jadi orang yg sial dan punya teman yg kejam.

Yang repot kan klo kita pas kebetulan punya gen kentut yg mematikan; tidak berbunyi, tapi baunya sedemikian mencemarkan (nama baik). Apa yg bisa kita lakukan terhadapnya.

So, definisi masalahnya:

Bagaimana cara mengatasi bau kentut yg mengganggu?

Ada banyak cara tentunya. Kita bisa memulainya dg apa2 yg dimakan dan pengaturan aktivitas fisik. Tapi dalam kondisi normal, kita butuh punya solusi puncak untuk mengatasi masalah ini (dan ini ceritanya saya lagi bicara tentang kentut).

Pernah tau masker anti debu untuk pengendara bermotor kan? Salah satu produk yg sip dari masker untuk pengendara motor adalah yg dilengkapi dg activated carbon. Keliatan, maksud saya bisa kecium dari baunya yg khas seperti…. eh… seperti bau karbon. Klo masker yg biasa harganya lima sampe sepuluh ribu perak, maka yg dg activated carbon harganya 25 ribuan.

Apa sih sebenarnya Activated Carbon?

Activated carbon adalah bentuk kasar dari grafit, bahan yg biasa digunakan untuk pensil. Bedanya dengan grafit biasa yakni dalam hal strukturnya yang bersifat random tak sempurna dan bersifat tembus (permeable) dalam rentang luasan yg tinggi, mulai dari lekukan dan retakan di permukaan yg “terlihat” sampai pada taraf dimensi molekulernya.

Menariknya, struktur grafit yg unik tersebut menjadikan Activated Carbon memiliki luas permukaan (serap) yang tinggi. Permukaan activated carbon ini bisa mencapai 1000m2 per gramnya. Itu artinya 3 gram activated carbon bisa memiliki luas area seluas lapangan sepak bola. Sifat ini, dan juga kemampuan permeable yg dibarengi oleh kemampuan untuk menyaring inilah yg membuat activated carbon sering digunakan sebagai saringan, termasuk untuk penyaring debu dan asap bagi pengendara sepeda motor, dan mustinya juga bisa digunakan untuk penyaring bau tak enak yg dalam hal ini adalah bau kentut yg mengundang (makian dan celaan).

So, ketika activated carbon ini kita letakkan di celana dalam, dia akan bisa menyerap dan menetralisir gas dan aroma harum yg keluar sebelum itu semua lolos menyebar ke sekitar Anda. Hasilnya, wibawa Anda terselamatkan.

So, cukup feasible jika kita membuat produk celana dalam yg dilengkapi dg activated carbon. Alternatifnya sebagai berikut:

  1. Produk activated carbon dikemas dalam satu produk utuh celana dalam pada umumnya. Tapi kelemahannya, activated karbon ini punya waktu kadaluarsa. Sehingga untuk mengatasinya, kita bisa membuat celana dalam yg di sana ada bagian refill khusus untuk activated carbon. Jadi bentuknya semacam kantung gitu.
  2. Alternatif kedua, kita bikin activated carbon dg bentuk semacam stiker atau pembalut wanita. Tentu saja untuk ditempelkan di celana dalam, dengan bentuk dan model apapun (kecuali yg berbentuk thong kali ya). Saya rasa ini akan lebih efektif. Produk ini bisa dibikin secara bundel, satu kemasan berisi lima atau sepuluh biji peredam bau kentut.

Dan jangan khawatir, activated carbon ini bisa dibikin sangat tipis kok, jauh lebih tipis ketimbang pembalut manapun. Bener2 seperti kain biasa aja.

…maaf, tidak ada gambar untuk gagasan yg satu ini. Saya rasa2nya kok ya males ya mau nggambar celana dalam dan peredam bau kentut yg berbentuk pembalut.

Okai.. lantas kenapa kok judulnya disebut masker peredam bau kentut?
Well, just in case. Misal saja kita pake desain alternatif pertama, dan sedang berada dalam kondisi kelupaan bawa masker pelindung debu yg biasanya kita pake, then guess what… mestinya bisa dong kita pake celana dalam dg activated carbon itu sbg pengganti.

ewww…..

dan saya juga males untuk mengilustrasikan yg satu ini dg gambar.

Popularity: 25% [?]