Ditulis oleh: Akhmad Guntar

benih kemanfaatan bagi sesama
Ketika anda mengetahui maksud Anda dalam kehidupan ini, dan bertumbuh menuju potensi maksimal Anda, Anda berada di jalan menuju sukses. Tetapi ada satu lagi bagian penting dari perjalanan sukses itu menolong sesama. Tanpa aspek ini, perjalanan bisa menjadi pengalaman kesepian dan dangkal.

Dikatakan bahwa kita meraih nafkah dari apa yang kita peroleh, tetapi kita meraih kehidupan dari apa yang kita berikan. Ahli fisika, teolog, dan filsuf Albert schweitzer menyatakan bahwa lebih keras lagi: “Maksud kehidupan manusia adalah melayani, dan menunjukkan belas kasih dan kesedian menolong sesamanya.” Baginya, perjalanan sukses mengantarkannya ke Afrika di mana ia layani sesamanya selama bertahun-tahun.
Baca lanjutan dari tulisan ini »

Popularity: 40% [?]

Ditulis oleh: Akhmad Guntar

Berikut adalah empat prinsip yang dapat Anda terapkan dalam bertumbuh menuju potensi Anda:

1. Berkonsentrasilah kepada satu sasaran utama.

Tidak seorang pun pernah mencapai potensinya dengan menuju ke dua puluh arah. Mencapai potensi Anda menuntut fokus. Itulah sebabnya sangat penting bagi Anda untuk menemukan maksud Anda. Setelah Anda putuskan ke mana seharusnya Anda fokuskan perhatian Anda, harus Anda putuskan apa yang bersedia Anda relakan untuk itu. Dan itu sangatlah penting. Tidak mungkin ada sukses tanpa pengorbanan. Keduanya berjalan seiring. Kalau Anda ingin mencapai sedikit, berkorbanlah sedikit. Tetapi kalau Anda ingin mencapai hal-hal besar, bersedialah untuk berkorban banyak.
Baca lanjutan dari tulisan ini »

Popularity: 40% [?]

January 21st, 2009Bertumbuh Menuju Potensi Anda

Ditulis oleh: Akhmad Guntar

Novelis H.G. Wells mengatakan bahwa kekayaan, ketenaran, posisi, dan kekuasaan itu bukanlah ukuran sukses sama sekali. Satu-satunya ukuran sukses sejati adalah rasio antara apa yang mungkin kita capai dengan apa yang telah kita capai. Dengan kata lain, sukses itu datang berkat bertumbuh menuju potensi kita.
Baca lanjutan dari tulisan ini »

Popularity: 40% [?]

Ditulis oleh: Akhmad Guntar

Tujuan dan Maksud Kehidupan Anda
Tidak ada yang dapat menggantikan mengetahui maksud hidup Anda. Industriawan jutawan, Henry J. Kaiser, pendiri Kaiser Aluminium sekaligus sistim pemeliharaan kesehatan Kaiser-Permanente, mengatakan, “Banyak sekali bukti bahwa Anda tidak bisa meraih yang terbaik kecuali Anda tetapkan tujuan dalam kehidupan ini.” Atau dengan kata lain, kelau Anda tidak secara aktif berusaha menemukan maksud Anda, kemungkinan besar Anda akan menghabiskan kehidupan Anda melakukan hal-hal yang keliru. Baca lanjutan dari tulisan ini »

Popularity: 41% [?]

Ditulis oleh: Akhmad Guntar

Mungkin salah pengertian yang paling umum tentang sukses adalah bahwa itu sama dengan mempunyai uang. Banyak orang percaya bahwa kalau mereka mengakumulasikan kekayaan, mereka akan sukses. Padahal kekayaan tidaklah membawakan kecukupan diri atau sukses.

Industriawan John D. Rockefeller, seseorang yang demikian kayanya sehingga ia bagi-bagikan lebih dari $350 juta seumur hidupnya, pernah ditanya, betapa banyak uang yang bisa membuatnya puas. Jawabannya, “Sedikit lagi saja.” Raja Salomon (Sulaiman) dari Israel zaman dulu, yang dikatakan sebagai bukan saja orang yang paling bijaksana melainkan juga paling kaya yang pernah hidup, menyatakan, “Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siap mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya.”
Baca lanjutan dari tulisan ini »

Popularity: 40% [?]

Ditulis oleh: Akhmad Guntar

gambaran sukses
Masalahnya bagi kebanyakan orang yang ingin sukses bukanlah bahwa mereka tidak dapat mencapai sukses. Hambatan utamanya bagi mereka adalah bahwa mereka keliru mengartikan sukses. Maltbie D. Babcock mengatakan, “Salah satu kesalahan paling umum dan paling mahal adalah pemikiran bahwa sukses itu adalah berkat kejeniusan, keajaiban sesuatu hal yang tidak kita punyai.”
Apakah sukses itu? Seperti apakah sukses itu? Kebanyakan orang mempunyai gambaran yang samar-samar tentang apa artinya menjadi individu yang sukses, yang tampak seperti ini:
Baca lanjutan dari tulisan ini »

Popularity: 40% [?]

December 1st, 2008Menjaga Kapasitas Produksi

Ditulis oleh: Kreshna Aditya

Stephen Covey dalam bukunya The 7 Habits of Highly Effective People menjelaskan tentang sebuah konsep menarik, yaitu Production/Production Capacity (P/PC). Konsep P/PC ini menegaskan tentang pentingnya kita menjaga kapasitas produksi diri kita sendiri. Stephen Covey mengambil analogi kisah angsa bertelur emas. Inti ceritanya adalah seorang yang budiman, atas hadiah dari suatu amal baiknya, berhasil mendapatkan seekor angsa yang dapat bertelur emas setiap harinya. Telur-telur ini ia jual dan dipakai untuk memenuhi segala kebutuhannya. Setiap harinya ia merawat dengan baik angsa ajaib tersebut. Tetangganya, yang tidak terlalu baik, menjadi iri dan mencari tahu rahasianya mendapatkan angsa yang dapat bertelur emas. Singkat cerita, sang tetangga juga berhasil mendapat angsa bertelur emasnya sendiri. Karena pada dasarnya memang tidak baik, si tetangga yang juga tidak sabaran ini berpikir, “Bila tiap hari angsa ini dapat bertelur emas, bayangkan berapa banyak telur emas yang ada di dalam perutnya. Kenapa tidak aku belah saja dan aku ambil semua telur emasnya saat ini.” Memang, si tetangga ini mungkin memahami tentang konsep “a dollar today has more value than a dollar tomorrow”, atau juga ia khawatir akan efek inflasi yang tiada habisnya. Akhirnya ia pun menyembilh angsa ajaib miliknya, membelah perutnya dan tidak menemukan telur emas satu pun di dalamnya. Ya, si tetangga ini telah membunuh mesin penghasil emasnya. Demi mengincar produksi yang berlebih, ia pun mengorbankan kapasitas produksi si angsa dan sekaligus juga produksinya.

Baca lanjutan dari tulisan ini »

Popularity: 33% [?]

November 30th, 2008Antara Sukses dan Gagal

Ditulis oleh: Sulistyanto Soejoso

Beberapa hari yang lalu, tanpa sengaja  saya bertemu dengan sahabat lama. Saya perhatikan, penampilannya tambah perlente. Maklum sejak terakhir bertemu delapan tahun yang lalu, kami tidak tinggal satu kota. Secara materi dia sudah sukses. Mungkin delapan tahun tidak bertemu, usahanya tambah maju saja. Singkat kata, kami melepas kangen dengan ngobrol di sebuah restoran yang cukup mewah.

Tengah berbincang santai, pesanan makanan dan minuman datang. Sambil tetap ngobrol, kami langsung makan. Saya perhatikan, sahabat saya tidak terlalu berselera untuk menghabiskan makanan yang tersaji. Padahal dia yang menentukan menu yang kami pesan. Selesai makan, saya tanyakan, mengapa dia terlihat tidak terlalu bersemangat. Dia langsung curhat ke saya tentang anaknya.

“Kamu ingat nggak anakku yang aku kirim ke Belanda untuk kuliah di sana ?”.

Jelas saya ingat, karena waktu keberangkatan anaknya ke Belanda, dia sekeluarga menginap dulu di rumah saya.

“Satu bulan yang lalu dia sudah pulang”. Saya tanya, “Bagaimana studinya?”

Dia langsung berkeluh kesah, “Anakku tidak bisa menyelesaikan studinya. Padahal delapan tahun dia di sana”. Setiap menghadapi masalah tentang pendidikan anak-anaknya, dia memang suka mendiskusikannya dengan saya. Maklum, saya memang praktisi di bidang pendidikan. “Aku pusing memikirkan kegagalan anakku yang satu ini. Tolonglah kamu ajak bicara dia. Aku sangat waswas dengan masa depannya. Tiga hari lagi dia mau ketemu temannya di Surabaya ini, biar sekalian aku suruh mampir ke rumahmu”. Saya sanggupi permintannya, karena anak-anaknya cukup akrab dan cukup terbuka dengan saya.

Baca lanjutan dari tulisan ini »

Popularity: 36% [?]

September 19th, 2008Hukum Akumulasi

Ditulis oleh: Akhmad Guntar

Salah satu prinsip sukses terbesar adl apa yg disebut dg Hukum Akumulasi. Hukum ini mengatakan bahwa segala yg besar dan berarti dari kehidupan manusia merupakan akumulasi dari ratusan dan bahkan kadang ribuan dari upaya2 dan pengorbanan kecil yg dianggap remeh kebanyakan orang. Seluruh hal pasti akan terakumulasikan seiring dg berjalannya waktu. Kuncinya: Anda harus mengupayakan ikhtiar2 kecil yg amat banyak sebelum bisa meraih sesuatu hal yg berarti. Ini sama seperti efek bola salju yg mulai dg ukuran amat kecil, namun terus menerus bertambah besar seiring dg momentum yg diperolehnya.
Hukum Akumulasi Brian Tracy
Ada tiga wilayah di mana Hukum Akumulasi ini penting untuk diterapkan.
Baca lanjutan dari tulisan ini »

Popularity: 21% [?]


© 2008 Bloom! Laboratory | Wordpress Theme by Windows Vista Administration | Powered by Wordpress