Ditulis oleh: Akhmad Guntar

Pada awalnya orang berpikir bahwa otak kiri mengontrol bagian kanan tubuh; dan otak kanan mengontrol bagian lainnya. Akan tetapi para peneliti kita mengetahui bahwa otak kita itu sebenarnya asimetris. Otak kiri bertanggungjawab pada sebagian besar urusan, terlepas dari pembagian penanganan bagian tubuh.

Melihat betapa banyak bagian tubuh yang asimetris, tak mengherankan kalau kita mempunyai pilihan fungsional untuk kebiasaan menggunakan tangan, mata, dan telinga tertentu. Anehnya, penyakit seperti tumor sekalipun (pada bagian payudara, ginjal, hidung, indung telur, dan testis) dilaporkan lebih sering terjadi pada bagian kiri tubuh.
Baca lanjutan dari tulisan ini »

Popularity: 39% [?]

Ditulis oleh: Akhmad Guntar

dialog otak kiri kananSering kita dengar bahwa otak kita terbagi menjadi sisi kiri dan sisi kanan. Nah, tapi adakah hal lain dari otak kita selain itu? Ya, ada. Meskipun pembagian lateral inilah yang paling sering kita dengar, ternyata energi dalam otak kita juga bergerak ke atas dan ke bawah — dari batang otak ke arah korteks kemudian kembali lagi ke bawah—pada sumbu vertikal. Otak kita dirancang untuk memproses secara spasial dari belahan kiri ke kanan, tetapi kita memproses waktu (masa lalu dan masa depan) dari belakang ke depan. Neuropeptida yang bersirkulasi melalui darah juga mempengaruhi pemikiran, perilaku, dan reaksi kita. Otak kita, memang merupakan jagat raya mikro yang luar biasa.

Baca lanjutan dari tulisan ini »

Popularity: 41% [?]

December 4th, 2008Setiap Otak Kita Itu Unik

Ditulis oleh: Akhmad Guntar

Setiap Otak Manusia Itu UnikPara ilmuwan telah mengkonfirmasi bahwa setiap otak manusia itu unik, sama halnya seperti sidik jari di jempol kita. Koneksi antar sel yang dibentuk oleh pengalaman membentuk peta kognitif yang sifatnya benar-benar unik. Peta berpikir dan persepsi kita sangatlah bervariasi dan memperlihatkan fluktuasi yang besar dalam batasan-batasannya sepanjang waktu. Dalam sistem visual kita saja, kita memiliki lebih dari tiga puluh pusat interkoneksi otak, yang masing-masing memiliki peta sendiri-sendiri. Pembelajaran terjadi ketika peta-peta ini, di mana jaringan sel-sel saraf saling berbicara satu sama lain. Semakin terkoneksi jaringan-jaringan itu, semakin besar pemaknaan yang diperoleh seseorang dari pembelajaran. Setiap koneksi ini bisa mempunyai lima puluh sampai seratus ribu neuron atau sel otak di dalamnya.
Baca lanjutan dari tulisan ini »

Popularity: 16% [?]

December 1st, 2008Menjaga Kapasitas Produksi

Ditulis oleh: Kreshna Aditya

Stephen Covey dalam bukunya The 7 Habits of Highly Effective People menjelaskan tentang sebuah konsep menarik, yaitu Production/Production Capacity (P/PC). Konsep P/PC ini menegaskan tentang pentingnya kita menjaga kapasitas produksi diri kita sendiri. Stephen Covey mengambil analogi kisah angsa bertelur emas. Inti ceritanya adalah seorang yang budiman, atas hadiah dari suatu amal baiknya, berhasil mendapatkan seekor angsa yang dapat bertelur emas setiap harinya. Telur-telur ini ia jual dan dipakai untuk memenuhi segala kebutuhannya. Setiap harinya ia merawat dengan baik angsa ajaib tersebut. Tetangganya, yang tidak terlalu baik, menjadi iri dan mencari tahu rahasianya mendapatkan angsa yang dapat bertelur emas. Singkat cerita, sang tetangga juga berhasil mendapat angsa bertelur emasnya sendiri. Karena pada dasarnya memang tidak baik, si tetangga yang juga tidak sabaran ini berpikir, “Bila tiap hari angsa ini dapat bertelur emas, bayangkan berapa banyak telur emas yang ada di dalam perutnya. Kenapa tidak aku belah saja dan aku ambil semua telur emasnya saat ini.” Memang, si tetangga ini mungkin memahami tentang konsep “a dollar today has more value than a dollar tomorrow”, atau juga ia khawatir akan efek inflasi yang tiada habisnya. Akhirnya ia pun menyembilh angsa ajaib miliknya, membelah perutnya dan tidak menemukan telur emas satu pun di dalamnya. Ya, si tetangga ini telah membunuh mesin penghasil emasnya. Demi mengincar produksi yang berlebih, ia pun mengorbankan kapasitas produksi si angsa dan sekaligus juga produksinya.

Baca lanjutan dari tulisan ini »

Popularity: 33% [?]

November 30th, 2008Antara Sukses dan Gagal

Ditulis oleh: Sulistyanto Soejoso

Beberapa hari yang lalu, tanpa sengaja  saya bertemu dengan sahabat lama. Saya perhatikan, penampilannya tambah perlente. Maklum sejak terakhir bertemu delapan tahun yang lalu, kami tidak tinggal satu kota. Secara materi dia sudah sukses. Mungkin delapan tahun tidak bertemu, usahanya tambah maju saja. Singkat kata, kami melepas kangen dengan ngobrol di sebuah restoran yang cukup mewah.

Tengah berbincang santai, pesanan makanan dan minuman datang. Sambil tetap ngobrol, kami langsung makan. Saya perhatikan, sahabat saya tidak terlalu berselera untuk menghabiskan makanan yang tersaji. Padahal dia yang menentukan menu yang kami pesan. Selesai makan, saya tanyakan, mengapa dia terlihat tidak terlalu bersemangat. Dia langsung curhat ke saya tentang anaknya.

“Kamu ingat nggak anakku yang aku kirim ke Belanda untuk kuliah di sana ?”.

Jelas saya ingat, karena waktu keberangkatan anaknya ke Belanda, dia sekeluarga menginap dulu di rumah saya.

“Satu bulan yang lalu dia sudah pulang”. Saya tanya, “Bagaimana studinya?”

Dia langsung berkeluh kesah, “Anakku tidak bisa menyelesaikan studinya. Padahal delapan tahun dia di sana”. Setiap menghadapi masalah tentang pendidikan anak-anaknya, dia memang suka mendiskusikannya dengan saya. Maklum, saya memang praktisi di bidang pendidikan. “Aku pusing memikirkan kegagalan anakku yang satu ini. Tolonglah kamu ajak bicara dia. Aku sangat waswas dengan masa depannya. Tiga hari lagi dia mau ketemu temannya di Surabaya ini, biar sekalian aku suruh mampir ke rumahmu”. Saya sanggupi permintannya, karena anak-anaknya cukup akrab dan cukup terbuka dengan saya.

Baca lanjutan dari tulisan ini »

Popularity: 36% [?]

Ditulis oleh: Akhmad Guntar

Prinsip Ingatan Mengingat Otak Manusia
Untuk bisa mengingat dengan baik, orang Yunani menyatakan bahwa kita harus memasukkan hal-hal berikut ini ke dalam hubungan mental kita;

1. Pengindraan (Synaesthesia)

Synaeshesia adalah penggabungan berbagai indra. Sebagian besar para pengingat sempurna dan semua mnemonist mengembangkan sensitivitas indrawi mereka, kemudian menggabungkan kemampuan indrawi tersebut untuk menghasilkan ingatan yang lebih baik. Dalam mengembangkan ingatan, kiga perlu meningkatkan kepekaan dan melatih :

  • penglihatan
  • pendengaran
  • indra pembau
  • indra perasa
  • sentuhan
  • kinaesthesia- kesadaran akan posisi tubuh dan gerakan dalam ruang.

Baca lanjutan dari tulisan ini »

Popularity: 25% [?]

Ditulis oleh: Akhmad Guntar

Potensi otak manusia
Saat ini banyak bukti yang menunjukan bahwa ingatan kita tidak hanya jauh labih baik dibandingkan dengan yang kita perkirakan, namun bisa dikatakan sempurna. Kita lihat beberapa temuan berikut ini.

1.       Mimpi
Banyak orang bermimpi bertemu dengan kenalan, teman, keluarga, dan kekasih mereka yang hampir selama 20 atau 40 tahun tidak pernah bertemu atau bahkan tidak pernah mereka pikirkan. Namun dalam mimpi mereka, gambaran yang muncul sangat sempurna, semua warna yang detil sama persis dengan kehidupan yang nyata. Hal ini menegaskan bahwa dalam salah satu bagian otak terdapat sebuah tempat penyimpanan yang luas untuk berbagai gambar dan hubungan yang tidak berubah gambar ini bisa diambil kembali.

Baca lanjutan dari tulisan ini »

Popularity: 36% [?]

Ditulis oleh: Akhmad Guntar

Menurut laporan Life Science Amerika Serikat, bahwa sejumlah besar misteri yang sulit dipecahkan dalam tubuh manusia terhimpun di dalam otak besar. Otak besar merupakan organ yang paling membingungkan kita, seperti misalnya hidup dan mati, kesadaran, tidur dsb, semua itu adalah misteri yang belum mampu dipecahkan manusia hingga saat ini.
misteri otak manusia: otak besar 

1.Alam mimpi

Jika kita menanyakan soal yang sama pada 10 orang, apa yang menyebabkan kita bermimpi? Mungkin anda akan memperoleh 10 jawaban yang tidak sama. Ini dikarenakan misteri yang belum bisa dipecahkan ilmuwan saat ini. Teori pertama bahwa melalui rangsangan saraf informasi antar molekul otak besar menjalankan latihan terhadap otak besar selama mimpi berlangsung. Teori lainnya adalah orang-orang bermimpi akan tugas dan perasaan yang tidak sempat diperhatikan lagi, dalam proses demikian bisa membantu kita memperkuat ingatan dan pikiran. Umumnya, ilmuwan setuju dengan pengertian bahwa “mimpi bisa terjadi saat tidur sebentar”.
Baca lanjutan dari tulisan ini »

Popularity: 14% [?]


© 2008 Bloom! Laboratory | Wordpress Theme by Windows Vista Administration | Powered by Wordpress