kekurangan tidur pengambilan keputusan
Riset menunjukkan bahwa siswa yang mendapatkan tidur yang cukup sebelum ujian bisa mendapatkan nilai lebih tinggi, bahkan ketika mereka tidak belajar lagi. Kekurangan tidur bisa memicu timbulnya masalah serius. Tetap terjaga selama lebih dari 22 jam menghasilkan performa psikomotorik yang sama dengan 0,08 konsentrasi alkohol dalam darah.

Kekurangan tidur memang memiliki dampak yg kurang baik pada kesehatan dan kemampuan berpikir. Tanpa istirahat yg cukup, kemampuan otak untuk bereaksi dan memproses informasi secara cepat menjadi berkurang. Otak kita akan bekerja lebih berat untuk menahan dampak dari kekurangan tidur yg mengakibatkan kemampuan konsentrasi kita akan jadi jauh menurun, demikian juga dg kemampuan mengingat.

Tidur amat dibutuhkan otak untuk melakukan regerasi sel agar bisa terus bekerja dg optimal. Setelah kita bangun atau berada dalam kondisi terjaga dalam waktu tertentu, neuron di otak kita akan mulai mengalami penurunan kualitas fungsi yang akan secara jelas terlihat pada perilaku seseorang. Beberapa organ tubuh kita, seperti otot, mampu melakukan regenerasi sel bahkan ketika seseorang tidak tidur, asalkan dia beristirahat. Ini bisa berarti berebah dalam kondisi rileks di lingkungan yg tenang. Meskipun di saat seperti itu kerja kognitif tidak diperlukan, tapi otak kita, terutama bagian cerebral cortex kita, tidak mampu untuk beristirahat, melainkan terus berada dalam kondisi awas dan terjaga. Maka otak kita membutuhkan tidur, di mana fase tertentu dalam tidur itu akan digunakan oleh cerebral cortex untuk melakukan regerasi sel dan juga menyimpan ingatan baru serta membuat jaringan synapsis baru.

Sehingga bila Anda sedang dihadapkan pada pilihan, pilihan yg berat maksudnya, bukan sekedar disuruh memilih mau minum atau makan apa, maka tunggulah sampai Anda mendapatkan cukup tidur terlebih dahulu. Jika Anda hendak membuat keputusan besar, jangan begadang semalaman, entah untuk ngegame atau nonton bola, apalagi begadang sekedar untuk mengkhawatirkan masalah Anda. Tulis saja masalah Anda di secarik kertas atau di buku, lalu tinggal tidur dan datangi lagi masalah Anda keesokan harinya.

Frontal Lobe Anda tidak akan berfungsi sempurna ketika Anda ngantuk berat atau kelelahan. Padahal adalah frontal lobe yg membuat Anda bisa berpikir kreatif, kritis dan sekedar untuk bisa berbicara dg normal. Kurang tidur telah terbukti membuat seseorang jadi gampang ngelantur, menggunakan perbendaharaan kata yg amat sedikit secara berulang-ulang, tidak bisa membuat kalimat/ucapan dg nggenah, tidak bisa berfokus untuk suatu urusan tertentu, dan jadi lamban dalam bereaksi. Klo sudah begini, mana bisa diharapkan kita bisa mengambil keputusan. Dalam kondisi kelelahan, otak kita jadi amat kesulitan dalam menganalis konsekuensi negatif dari sebuah keputusan. Artinya, kita akan jadi lebih mudah untuk membuat keputusan2 bodoh.

Never make a serious decision when you are exhausted, tired, or sleep deprived.

Dalam kenyataan, terkadang memang tidak mudah untuk mendapatkan waktu istirahat yang layak dalam rentang waktu 24 jam. Tapi yang jelas ketika Anda belum cukup tidur, janganlah ambil keputusan. Perhatikanlah tingkat kelelahan pribadi dan ambillah keputusan hanya ketika Anda sudah merasa mendapat istirahat yang cukup. Penelitian menunjukkan bahwa batas maksimal kita tidak tidur adalah dua setengah hari. Setelah itu, otak kita sudah tidak lagi bisa bekerja dg wajar dan optimal.

Popularity: 21% [?]