September 18th, 2008Membuat Masakan Kreatif
Kreativitas bisa dimetaforakan sebagai aktivitas memasak. Semacam apakah itu?
Gambaran intinya adalah sebagai berikut. Anda bisa membaca penjabarannya di bawah.
1. Mempersiapkan rasa lapar
Buka diri anda bagi kemungkinan-kemungkinan baru dengan menjadi seseorang yang penuh rasa ingin tahu, ajukan pertanyaan-pertanyaan. Yang terpenting, berilah diri anda sendiri ijin untuk menjadi kreatif.
2. Mengumpulkan
Dapatkan fakta, angka, perasaa-perasaan yang berhubungan dengan proyek anda.
3. Memotong
Analisis ide dengan membaginya menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Tentukan inti permasalahan atau proyek.
4. Mencampur
Pertemukan, hubungkan dan jodohkan ide-ide.
5. Memasak
Matangkan ide anda dengan disiplin, kerja keras dan motivasi.
6. Bumbu
Tambahkan kekhasan dan keunikan dalam ide-ide anda. Ciptakan konteks yang lain.
7. Mencicipi
Evaluasi ide anda. Tentukan seberapa efektifnya ide anda

Baik. Sekarang kita jabarkan satu per satu;
I > MEMPERSIAPKAN RASA LAPAR
Apakah rasa lapar akan ide? Ini adalah hasrat untuk menghubungkan, mengkaitkan, menemukan, mencari, menghasilkan, mencipta, dan khususnya, untuk belajar. Jika pikiran sudah penuh dan puas dengan ide yang sudah ada, bagaimana pikiran dapat menemukan ide baru?
- Izinkan diri anda untuk menjadi kreatif. Terbukalah terhadap kemungkinan-kemungkinan untuk berubah. Cobalah hal-hal baru. Keterbukaan, sikap ingin tahu dan mudah menerima adalah ciri-ciri utama dari pikiran kreatif.
- Pertahankanlah pikiran anda untuk tetap aktif dengan cara mengajukan pertanyaan. Pertanyaan mampu menyatukan emosi dan intelek anda. Pertanyaan dapat menjadi alat yang berguna untuk mengembangkan, menilai dan melaksanakan ide. Jika menghadapi jalan buntu, ajukan pertanyaan kepada diri sendiri. Jangan pernah takut untuk bertanya,”Pertanyaan apa yang perlu saya ajukan sekarang?”
- Pandanglah diri anda sendiri sebagai seorang yang kreatif. Munculkan seorang penjelajah, detektif, penemu yang ada dalam diri anda. Ambillah sedikit waktu setiap hari untuk mencoba sesuatu yang baru, berpikir dengan sedikit berbeda, dan memandang kehidupan dengan cara yang tidak biasa. Kembangkan kebiasaan itu dan otot kreatif anda akan bertambah kuat.
- Apa yang benar-benar menarik bagi saya?
- Seberapa dalam saya terlibat/ingin terlibat?
- Apakah hal terbaik yang dapat terjadi?
- Apakah hal terburuk yang dapat terjadi?
- Apakah yang menghambat saya untuk merasa tertarik?
- Apa yang negatif?
II > MENGUMPULKAN
- Tambahkan keanekaragaman pada gudang ide anda dg cara melihat keluar dari bidang keahlian anda. Pergilah ke suatu tempat yang baru dan bawalah sesuatu yang berbeda untuk dapur mental anda. Pelajarilah subyek baru dengan membaca buku, laporan atau artikel.Carilah ide di dalam diri anda, yang tersimpan dalam ingatan. Pikirkan peristiwa dan pengalaman masa lalu yang mungkin dapat diterapkan pada proyek yang sedang anda kerjakan sekarang.
- Carilah ide dari alam
- Catatlah ide-ide anda
III > MEMOTONG
Analisa -> memisahkan sesuatu yg menyatu menjadi bagian-bagian kecil untuk melihat masalah dengan lebih jelas. Berguna untuk menyederhanakan informasi sekaligus menambah pengetahuan anda tentang subyek masalahnya.
- Pecahkan masalah atau ide anda ke dalam bagian-bagiannya. Pelajari ciri-cirinya. Jika masalah anda adalah masalah yang sudah akrab, sehari-hari, carilah cara untuk melihatnya dari sudut pandang lain.
- Teliti ide anda dari beberapa sudut pandang. Tanyakan pada diri anda, bagaimana rekan sejawat akan memandangnya? Bagaimana seorang anak berumur enam tahun memandangnya? Apa yang dilihat seorang ilmuwan? Sudut pandang baru memungkinkan informasi dan ide baru. Hindari pembagian kategori yang terlalu ketat.
- Susun informasi secara visual, tampak mata. Pakai peta ide untuk melacak dan mempertahankan alur fakta, hubungan dan perincian masalah, dan memelihara informasi agar mudah dikelola.
IV > MENCAMPUR
- Alat yang berbeda untuk mencampur ide dapat memperluas kemampuas kreatifitas kita karena membantu merumuskan sudut pandang baru.
- Ide asli datang dari memahami kaitan baru antara berbagai hal yang sudah kita kenal dan mengubahnya menjadi sesuatu yang baru. Tanyakan diri sendiri, “Bagaimana saya bisa menghubungkan hal in dengan sesuatu yang sudah saya tahu dengan baik?”
- Gunakan aneka teknik untuk menghasilkan kaitan-kaitan yang baru dan menarik. Bermainlah, bergembiralah. Dalam mencampur, tidak ada alasan untuk merasa malu. Buatlah variasi. Berpikirlah lateral
- Apa yang dapat diubah?
- Apa yang dapat anda ganti?
- Apa yang dapat anda kombinasikan?
- Apa yang dapat anda adaptasi?
- Apa yang dapat anda besarkan?
- Apa yang dapat anda kurangi atau kecilkan?
- Apa yang dapat diubah dalam penggunaanya?
- Apa yang dapt anda susun kembali?
- Gunakan metafora, persamaan, analogi, perbandingan, dan siratan untuk mengembangkan ide anda. Seperti apakah ide anda? Bisa di bandingkan dengan apa?
V > MEMASAK
Proyek kreatif yang besar dan rumit membutuhkan komitmen. Anda harus menyiapkan diri untuk menjadi tugas itu sebagian dari kehidupan anda, dan untuk berjuang sampai anda melihat buahnya. Yang paling penting dari semua hal, anda harus siap untuk mengabdikan dua sumber paling penting kepada tugas itu; waktu dan energi.
- Kerjakanlah ide anda. Ungkapkan dan renungkan. Ini tidak selalu proses yang mudah. Sepanjang jalan akan ada salah belok, dan sekali waktu anda harus membuang beberapa pekerjaan. Namun tetaplah ingat bahwa panasnya kreasi lah ayang membuat produk lebih baik; usaha tanpa henti akan mendorong anda untuk melangkah lebih jauh dan dalam.
- Pertahankan konsentrasi dengan memusatkan perhatian pada tujuan anda. Bayangkan sasaran anda, tempatkan terus di hadapan anda, dan gunakan sebagai penuntun untuk mengelola waktu dan energi anda.
- Berilah waktu kepada diri anda sendiri untuk menginkubasi ide. Lupakan ide itu untuk sementara waktu dan gunakan waktu untuk hal yang lain. Percayakan alam bawah sara untuk melanjutkan tugas anda, dan bersiaplah untuk menggenggam erat ide anda pada saat dia datang.
VI > MEMBERI BUMBU
Buatlah diri anda hidup dengan terus mencari, meneliti dan menggali di dalamnya. Tidak ada cara yang lebih baik untuk mengejakannya selain bergembira, iseng dan melihat dari sisi yang asing. Berpikir kreatif berarti tak pernah mengatakan bahwa itu terlalu asing.
- Kumpulkan ide, kutipan, gambar, permainan, cerita, teka-teki, dan paradoks yang menarik. Semua ini akan membuat hidup anda menarik dan mengalihkan titik perhatian anda menjadi sedikit lebih asli terhadap hidup. Tanyakan,”Apa yang terjadi jika?” untuk membantu anda menembus batas-batas konvensional.
- Ubahlah bahasa mental. Cobalah untuk mengungkapkan ide anda dengan menggunakan kata, citra, musik, persamaan dan gerakan fisik. Ubahlah mode berpikir anda untuk memahami proyek anda dengan lebih baik.
- Pupuklah keberuntungan. Carilah sesuatu yang dapat dimasukkan ke dalam proyek anda,
VII > MENCICIPI
Mencicipi dan menilai membantu mempertajam dan mendefinisikan kerja anda. Membuat keputusan kreatif tentang apa yang harus diikutsertakan atau apa yang harus dibuang, arah mana yang dituju, dan bagaimana mengembangkan sesuatu, adalah proses tanpa henti. Keputusan ini dicapai melalaui d orongan dan tarikan dinamis dari berpikir kreatif. Kita harus longgar agar tidak menghentikan ide kita terlalu cepat, dan kita harus kritis sehingga kita tidak menghidangkan makanan yang tidak enak.
- Capailah penilaian seimbang dengan melibatkan logika maupun naluri dalam evaluasi anda. Carilah apa yang benar dalam ide itu sebelum mencari apa yang salah.
- Tindak lanjuti evaluasi anda dengan memastikan permasalahannya. Hindari terlelu terlibat dengan suatu ide hanya karena ide itu milik anda. Ingatlah bahwa revisi juga kegiatan kreatif.
- Terimalah kegagalan dan belajar darinya. Jika anda tidak bersedia untuk gagal, bahkan satu kali pun, anda mungkin tidak mengasah kemampuan anda sejauh mungkin. Orang yang tidak pernah salah biasanya tidak membuat apapun.
Popularity: 7% [?]

