September 17th, 2008Mendefinisikan Kreativitas

Beberapa tahun terakhir ini ada beberapa institusi besar yang menghilang dari peredaran. Hal ini disebabkan tingginya kompetisi, meningkatnya permintaan pelanggan, kontrol lingkungan semakin ketat, permintaan SDM unggul dan perkembangan teknologi yang sangat cepat. Kesemua faktor tersebut bergabung bersama untuk mengancam dan menantang. Yang punah adalah mereka yang gagal mengatasi, gagal beradaptasi atau gagal berubah sesuai dengan zamannya.
Kini yang pasti adalah ketidak-pastian, semuanya akan berubah, yang tidak berubah adalah perubahan itu sendiri. Setiap saat yang dihadapi oleh umat manusia adalah perubahan. Dalam kondisi seperti ini, pemikiran kreatif sangatlah diperlukan untuk sekedar dapat bertahan.
Menurut berbagai sumber, kreatifitas didefinisikan sebagai:
- Having power to create, requiring intellegence and imagination (Oxford Dict)
- Having the ability to create, by originality of thought, showing imagination (The Newcollins International Dict)
- Kemampuan mental dan berbagai jenis khas manusia yang dapat melahirkan yang unik, berbeda, orisinal, baru, indah, efisien, tepat sasaran dan tepat guna.
- Kelincahan mental dan berfikir “dari dan ke” segala arah, fleksibilitas konseptual.
Definisi tidak resmi dari kreatifitas, justru memberi kita pemahaman yang lebih baik mengenai pengalaman kreatifitas. Kita katakan bahwa kreatifitas adalah kemampuan untuk melihat suatu masalah dengan cara lain. Ide kreatif adalah visi atau pemahaman mendalam (insight), suatu inspirasi ketika sejumlah pemikiran tiba-tiba “pas begitu saja” di jalur yang benar. Kreatifitas tampak dalam pemecahan yang mengejutkan terhadap suatu masalah atau dilema. Proyek kreatif itu elegan: pekerjaan diselesaikan dengan sesedikit mungkin sumber daya. Umumnya, kita menghubungkan kreatiftas dengan kualitas.
Kita berbicara tentang kualitas visioner yang dimiliki oleh orang-orang kreatif. Mereka memandang hal yang sama yang dipandang oleh orang lain, tapi mereka melihat sesuatu yang berbeda. Seorang desainer industri melihat rumah kerang dan berpikir tentang “tempat lampu”. Seorang desainer pakaian melihat menara eifel dan berpikir “topi baru”. Seorang ahli kimia memandang percobaan lem yang gagal dan berpikir tentang lembaran notes yang lengket, yang menuntun ke penemuan “Post-it notes”. Orang-orang kreatif menghubungkan hal-hal yang terpisah enjadi satu kesatuan yang cerdas.
Mengapa banyak perusahaan, kalangan profesional, dan bahkan semua dari kita perlu belajar jadi lebih kreatif?
Untuk…
- Meningkatkan efisiensi dan produktifitas
- Menangani masalah yang timbul, karena suatu perubahan mendadak
- Mengembangkan proses atau bentuk produk baru
- Menyesuaikan dengan situasi dan tantangan dalam kegiatan inovatif
- Merubah paradigma lama
Dan yang sekarang lebih penting dari semua itu adalah… bahwa kita bisa menjadi kreatif, bila kita menginginkannya.
Popularity: 6% [?]

