October 8th, 2008Mengupayakan Lingkungan Pendukung Kreativitas
Adalah sangat penting bagi kita untuk bisa membentuk ruangan atau atmosfer pendukung kreativitas, entah untuk urusan pekerjaan maupun kesenangan. Kebanyakan orang akan cenderung lebih bisa berpikir kreatif manakala mereka:
- Merasa nyaman - baik secara emosional maupun fisik
- Tidak merasa tertekan atau stress
- Mampu membuat dirinya rileks
- Bisa menghindarkan diri dari pengalih-perhatian secara konsisten
- Memiliki kemampuan untuk memfokuskan diri pada pekerjaan di hadapannya
- Tidak miliki ketakutan akan penolakan dan kritik
Coba deh Anda pikirkan sejenak; apa sih yg bisa membuat Anda bisa mencapai kriteria seperti yg tersebut di atas? Ini bisa berupa pemodifikasian beragam hal, seperti pencahayaan ruangan, atau memainkan musik sebagai suara latar, mengatur temperatur, membuka jendela lebar-lebar, duduk di kursi berbentuk sofa (alih2 kursi kerja standar), mengenakan kostum atau seragam khusus, atau apa lah yg lain.
.jpg)
Anda bisa pertimbangkan pemodifikasian pada faktor2 berikut ini:
- Pencahayaan ruangan
- Temperatur
- Kenyamanan furnitur
- Mood ruangan secara umum
- Tingkat kebisingan suara
- Ketersediaan resource atau perangkat kreatif (semacam kertas tanpa garis, pensil, dsb)
- Kelapangan tempat (Anda bisa pindahkan barang2 yg tidak Anda butuhkan)
- Potensi gangguan dan selaan
Lingkungan kreatif Anda bisa jadi akan terus berubah sejalan dengan waktu. Tak mengapa, dan ini wajar seiring dg semakin meningkatnya kemampuan Anda untuk menjadikan atmosfer kreatif sebagai pemicu mood dan gagasan kreatif.
O iya, Anda juga perlu perhatikan gaya produktivitas Anda; Apakah Anda ini tipe orang pagi, siang, atau malam? Saya bicara tentang jam cerdas dan jam goblog. Di waktu manakah Anda merasa paling miliki energi dan mampu berpikir paling jernih? Untuk memaksimalkan hasil dari upaya dan proses kreatif Anda, sebaiknya Anda mengetahui betul hal ini.
Namun sayangnya, tidak selamanya kita berada di lingkungan yang ideal. Bisa saja Anda terperangkap di tempat kerja yg tidak mengenakkan, ramai dan penuh tekanan deadline semisal. Memang ada saat2 di mana kita harus bersedia berkompromi. Tapi coba deh untuk sebisa mungkin mengusahkan dan menyempatkan diri berada dalam lingkungan yg kreatif. Semisal saja, meskipun kantor atau ruang kerja Anda bising bukan main, Anda masih bisa kan memainkan musik dg earphone.
Yang jelas, lingkungan terbaik untuk berpikir kreatif adalah juga lingkungan di mana Anda bisa paling produktif.
Popularity: 16% [?]

