Ditulis oleh: Akhmad Guntar

Warna jelas-jelas merupakan elemen yang amat kuat secara visual kita indera. Setiap warna memiliki asosiasi dan koneksi terhadap sesuatu yg unik spesifik. Lebih jauh lagi, setiap warna juga bisa memicu beragam perasaan dan reaksi.
Coba deh Anda bayangkan, lalu pikir atau rasakan warna “merah”, misal saja. Bayangan apa yang pertama terlintas di pikiran?
Klo saya, yang langsung terpikir tu darah, tanda larangan, semangat, PDIP, dan kemarahan. Merah juga merupakan warna dari mousepad saya, arloji Casio lama saya, beberapa desktop wallpaper favorit saya, spidol whiteboard, dan beberapa yang lain…
Baca lanjutan dari tulisan ini »
Popularity: 29% [?]
Ditulis oleh: Akhmad Guntar
1. Mitos: Kreativitas itu adalah apa-apa yang Anda LAKUKAN dan MILIKI
Kenyataan: Kreativitas adalah apa-apa yang Anda MENJADI. Dia adalah karakter, bukan sekedar kata kerja ataupun kepemilikan.
2. Mitos: Kreativitas tu artinya membuat sesuatu dari yang belum ada
Kenyataan: Kreativitas itu artinya membuat hubungan (yg seringkali tak nampak) dari apa-apa yang sudah ada
3. Mitos: Untuk bisa jadi kreatif, perlu diikuti proses-proses yang baku dan resmi
Kenyataan: Ada banyak proses dan metode berpikir kreatif, masing-masing punya fungsinya sendiri-sendiri
4. Mitos: Kreativitas didapat (utamanya) dari kerja keras dan (sebagiannya) dari inspirasi
Kenyataan: Kreativitas didapat baik dari pemaksaan diri untuk menciptakan sesuatu dan juga mempertajam inspirasi sambil jalan. Tidak ada pembobotan yg baku. Baca lanjutan dari tulisan ini »
Popularity: 15% [?]
Ditulis oleh: Akhmad Guntar
Waktu lebaran kemarin, saya mudik bersama istri ke Probolinggo. Sehingga waktu itu saya lewat pindahan ibukota Malaysia - Kuala Lumpur Porong (daerah yg terdapat waduk lumpur Lapindo). Lewatnya pas siang hari lag, jadinya kena macet. Mobil ngantri ndak karuan dan sibuk cari jalur yg cepat. Nah, saya seneng banget ketika ada pengemudi yg berbaik hati mengalah untuk membiarkan saya masuk ke jalur dia. Dan secara umum, saya merasa respect banget ama orang yg bersedia meluangkan waktunya sebentar untuk berhenti dan memberi saya jalan untuk menyeberang atau berpindah jalur.
Pengen rasanya ngucapin terima kasih ama si pengemudi itu. Di kala kebanyakan pengemudi tak mau mengalah, orang2 baek kayak gitu perlu dikasih apresiasi. Tapi rasanya kok ya bakal malah berabe klo saya langsung turun dari mobil untuk menjabat tangan dia dan ucapkan terima kasih. Mau SMS, lha saya kan ndak ngerti nomer HP dia. Mau teriak2 dari depan juga kayaknya kok penumpang kita jadi pada malu punya sopir kayak kita.
So, definisi masalahnya adalah:
Bagaimana cara menyampaikan ucapan terima kasih pada pengemudi (mobil) di belakang kita?
Baca lanjutan dari tulisan ini »
Popularity: 32% [?]
Ditulis oleh: Akhmad Guntar
Adalah sangat penting bagi kita untuk bisa membentuk ruangan atau atmosfer pendukung kreativitas, entah untuk urusan pekerjaan maupun kesenangan. Kebanyakan orang akan cenderung lebih bisa berpikir kreatif manakala mereka:
- Merasa nyaman - baik secara emosional maupun fisik
- Tidak merasa tertekan atau stress
- Mampu membuat dirinya rileks
- Bisa menghindarkan diri dari pengalih-perhatian secara konsisten
- Memiliki kemampuan untuk memfokuskan diri pada pekerjaan di hadapannya
- Tidak miliki ketakutan akan penolakan dan kritik
Baca lanjutan dari tulisan ini »
Popularity: 16% [?]
Ditulis oleh: Akhmad Guntar
Sebelumnya, kita perlu dulu bicarakan tentang apa sih sebenarnya yg disebut dg masalah atau persoalan. Guru di sekolah maupun buku pelajaran seringkali menggunakan istilah ‘permasalahan’ atau ‘persoalan’ dalam konteks persoalan matematika, fisika ataupun urusan Pekerjaan Rumah. Tapi dalam blog ini saya tidak bermaksud untuk membahas dalam konteks yang itu. Memang benar sih bahwa persoalan semacam itu memang juga pantes disebut persoalan dalam artian mereka memang cukup menantang sebagai sebuah pembelajaran. Namun persoalan di penugasan sekolah biasanya sudah memiliki jawaban yang paten, seringkali bahkan hanya ada satu saja jawaban yg benar. Sementara di kehidupan nyata, tidak demikian halnya yg terjadi. Intinya, persoalan dari penugasan sekolah memang beda dari yg ada di kehidupan nyata.
Di kehidupan nyata kita menghadapi persoalan yg amat bisa jadi tidak kita temui jawabannya di buku pelajaran atau buku2 lain. Di sinilah letak kreativitas mengambil perannya. Memang ada kemungkinan masalah yg kita hadapi sudah dipecahkan oleh orang lain, namun senyampang kita masih bersikeras untuk menemukan pemecahan yg lebih baik, maka gaya pemecahan masalah kita boleh terbilang kreatif.
Baca lanjutan dari tulisan ini »
Popularity: 38% [?]
Ditulis oleh: Akhmad Guntar

Sebelumnya, kita lihat dulu ciri orang dari cara dia kentut:
- Orang yang PIKIRANNYA LUAS: Orang yang ngerti kapan harus kentut.
- Orang yang KEJAM (SADIS): Orang yang kalau kentut di kipas2 bau kentutnya ke orang lain.
- Orang Yang SIAL: Orang yang dikentutin terus oleh orang lain.
Beruntunglah ketika bertemu dg orang yg berpikiran luas, dan apes banget klo jadi orang yg sial dan punya teman yg kejam.
Yang repot kan klo kita pas kebetulan punya gen kentut yg mematikan; tidak berbunyi, tapi baunya sedemikian mencemarkan (nama baik). Apa yg bisa kita lakukan terhadapnya.
So, definisi masalahnya:
Bagaimana cara mengatasi bau kentut yg mengganggu?
Baca lanjutan dari tulisan ini »
Popularity: 24% [?]
Ditulis oleh: Akhmad Guntar
Salah satu masalah di pendidikan kita adalah kurangnya kesempatan yg diberikan kepada siswa untuk memecahkan persoalan di dunia nyata. Karena seperti yg bisa dibaca di bawah ini, persoalan dari penugasan sekolah dan persoalan dari kehidupan nyata amatlah berbeda. Kegagalan atau kurangnya pembelajaran siswa dalam memecahkan persoalan di dunia nyata akan mengakibatkan kegagapan ketika sudah masuk usia remaja dan usia produktif bekerja.
Baca lanjutan dari tulisan ini »
Popularity: 25% [?]
Ditulis oleh: Akhmad Guntar
Banyak orang gegabah mencari solusi dan berakhir dg pemecahan masalah yg keliru. Kita perlu memperhatikan apa yg pernah dikatakan oleh William Feather, penulis buku The Business of Life,
Sebelum dapat dipecahkan, suatu masalah harus terlebih dahulu didefinisikan dengan jelas.
Benar sekali. Apa yg selalu menjadi masalah adalah pengidentifikasian permasalahan secara benar. Untuk ini, kita harus menantang banyak asumsi kita sendiri, mengumpulkan informasi bahkan setelah kita menganggap permasalahannya telah teridentifikasi. Dalam situasi ini, amat bisa jadi kita harus berani bertindak bahkan tanpa data yg sudah lengkap. Namun tetap saja, janganlah terburu buru mengambil keesimpulan akan identifikasi persoalan yg sesungguhnya. Kerap kali, tanyakanlah:
Baca lanjutan dari tulisan ini »
Popularity: 5% [?]
Ditulis oleh: Akhmad Guntar

dev0, laptop saya, barangkali adalah salah satu dari sekian laptop yg terus diforsir sepanjang hari. Dalam sehari, dia bisa menyala hingga 20 jam non-stop, kadang lebih.
Ketika bepergian, saya cukup pelit untuk berbagi power sekedar untuk kipas dudukan laptop. Tapi sungguh rasanya tak nyaman (dan malah membahayakan bagi kesehatan sperma) ketika kita membiarkan laptop menyala langsung bersentuhan dengan paha.
Saya sebenarnya punya dudukan laptop, tapi ternyata dalam kondisi tanpa asupan power (entah seluruh colokan USB telah habis terpakai atau sekadar krn ingin berhemat energi) panas dari laptop terus meluncur ke bawah, ke arah paha. Ini karena desain dudukan laptop yang ada tembusan menganga dari lubang kipas yg jumlahnya sampe tiga. Apalagi dudukan laptop saya suaranya berisik banget, nggak enak banget untuk dipake di ruang kerja yg tenang. Masa saya harus terus mengalahkannya dg memutar MP3?
Ketika dalam kondisi mobile, keinginan saya sederhana saja:
- Yang penting udara panas teralirkan dengan baik. Panasnya ndak tembus sampai ke paha.
- Klo pas lagi males pake colokan USB, panas laptop masih teralirkan dg baik.
- Sandarannya laptopnya mantap, jadi laptop ama dudukan seperti melekat.
- Bisa nggak sih dibikin supaya ndak berisik?
So, akhirnya I came up with the following design. Baca lanjutan dari tulisan ini »
Popularity: 23% [?]
Ditulis oleh: Akhmad Guntar

Untuk bisa mengingat dengan baik, orang Yunani menyatakan bahwa kita harus memasukkan hal-hal berikut ini ke dalam hubungan mental kita;
1. Pengindraan (Synaesthesia)
Synaeshesia adalah penggabungan berbagai indra. Sebagian besar para pengingat sempurna dan semua mnemonist mengembangkan sensitivitas indrawi mereka, kemudian menggabungkan kemampuan indrawi tersebut untuk menghasilkan ingatan yang lebih baik. Dalam mengembangkan ingatan, kiga perlu meningkatkan kepekaan dan melatih :
- penglihatan
- pendengaran
- indra pembau
- indra perasa
- sentuhan
- kinaesthesia- kesadaran akan posisi tubuh dan gerakan dalam ruang.
Baca lanjutan dari tulisan ini »
Popularity: 25% [?]