October 14th, 2008Warna dan Kreativitas

Warna jelas-jelas merupakan elemen yang amat kuat secara visual kita indera. Setiap warna memiliki asosiasi dan koneksi terhadap sesuatu yg unik spesifik. Lebih jauh lagi, setiap warna juga bisa memicu beragam perasaan dan reaksi.
Coba deh Anda bayangkan, lalu pikir atau rasakan warna “merah”, misal saja. Bayangan apa yang pertama terlintas di pikiran?
Klo saya, yang langsung terpikir tu darah, tanda larangan, semangat, PDIP, dan kemarahan. Merah juga merupakan warna dari mousepad saya, arloji Casio lama saya, beberapa desktop wallpaper favorit saya, spidol whiteboard, dan beberapa yang lain…
Coba sendiri deh, pilih beberapa warna dan buatlah sebuah profil untuk masing-masingnya. Coba pikirkan dimensi dari warna, teksturnya, temperatur, emosi yang terkait dengannya, benda yang langsung kebayang di pikiran. Coba juga lanjutkan dengan mencari obyek atau apapun yg punya kemiripan dengannya, dan lantas cari juga yang punya sifat berlawanan dengannya.
Coba juga pikirkan benda-benda dalam warna yg berbeda ketimbang yg biasanya kita kenal. Bayangkan di luar kebiasaan normal bahwa merah=panas dan hijau=rumput, semisal. Bagaimana menurut Anda bila kita membuat jeruk berwarna ungu, rumput berwarna merah jambu dan matahari berwarna hijau terang. Imajinasi yg menyenangkan, bukan. Jika belum terasa menyenangkan, maka berarti obyek yg Anda bayangkan belum cukup lucu.

Cara lain untuk bereksperimen dengan warna adalah memasang lampu bohlam berwarna di ruang kerja atau studio Anda. Cobalah warna hijau selama beberapa jam, lalu biru, lalu merah. Rasakan betapa tiap warna itu punya efek yang berbeda pada mood, sikap dan produktivitas Anda.
Amat bisa jadi Anda akan temukan warna tertentu memang punya dampak yg spesifik bagi Anda, entah itu bisa membuat Anda lebih produktif atau malah sebaliknya. Apapun, silahkan deh bereksperimen dg warna. Ini bisa membantu kita meningkatkan daya kreatif.
Popularity: 29% [?]

